Sesaat pertanyaan itu membuat gue berpikir, "Kebutuhan manusia sekarang ini untuk menjadi eksis (exist) itu ternyata sekarang sudah sangat tinggi yah?"
Gue masih ingat pertama kali menyentuh kehidupan sosial dunia maya (KSDM), berawal dari mIRC (microsoft Internet Relay Chat) di mana begitu bebasnya kita bisa berinteraksi dengan orang-orang lain dari berbagai belahan dunia, akibatnya : muncul istilah-istilah "asl pls?" (Age/Sex/Location Please?) yang menjadi kata kedua setelah "Hi" saat menyapa orang baru, akibat lainnya : muncul begitu banyak penipuan identitas. Gue pernah kok, menjadi pihak yang tertipu dan menipu. hahahaha... It's fun!
Dari orang yang gue kenal bahkan dari mIRC, gue jadi mengenal yang disebut dengan dunia journal maya atau yang ngetrend dengan sebutan Blog. Blog bisa dibilang menjadi salah satu sarana untuk mengeksiskan diri, karena orang lain yang mampir ke halaman blog seseorang jadi tau gimana kehidupan/pikiran/kesenangan orang itu. Blog tentu saja macam-macam adanya, seperti misalnya tumblr, sebuah tipe blog yang berbeda dari blog pada umumnya. (Bingung? klik di link nya lah....) Gue personally menggemari tumblr karena kepraktisannya.
Gak lama kemudian, gue dikenalkan dengan MSN (messenger ala hotmail) dan dengan segera merasa bosan dengan mIRC yang isinya cuman nongkrongin orang-orang gak dikenal yang tidak dapat dikontrol. MSN ini masih masuk akal karena kita kenal dengan siapa yang kita add as friend. OK, sepertinya perkembangan KSDM mulai masuk akal. Tapi, lama-kelamaan kok gue bosen juga ya? Akhirnya gue pun berpindah ke Yahoo Messenger (YM), hanya karena mendadak teman-teman kuliah gue semuanya lebih banyak punya account di YM ketimbang MSN, sampai sekarang pun gue masih tetap setia dengan YM.
Di tengah-tengah kebosanan itu, muncullah gebrakan superheboh di Indonesia, kami menyebutnya dengan friendster. Luar biasa website yang satu ini, membuat kita bisa ketemu lagi dengan teman-teman lama, menghilangkan kejenuhan dengan mengisi pertanyaan-pertanyaan gak penting di Bulletin Board yang telah bergeser dari fungsi awalnya, melihat-lihat foto orang lain, melihat siapa saja yang tertarik untuk melihat profile kita, dan membuktikan pada dunia sosial maya bahwa "Saya ini orangnya OKEH loh" dari testimoni-testimoni yang diberikan orang lain untuk kita.
Lama-kelamaan, fungsi dari testimoni mulai bergeser menjadi wadah untuk mengobrol, ternyata kebutuhan mengobrol belum terpenuhi melalui friendster. Dan yang biasanya setiap kali orang-orang mulai kebosanan dengan satu hal, akhirnya ia mencari hal baru yang lebih menarik sampai akhirnya menjadi trend baru selanjutnya yang menutupi kebosanannya.
Muncullah yang super luar biasa nge-trend minta ampun hampir setahunan ini di Indonesia, mereka menamainya facebook. Sekarang ini bisa dibilang, "lu gak punya fesbuk? ahh... gak G403L luh!" Nah, pertanyaan baru muncul, "sejak kapan tingkat keG403Lan seseorang diukur dari pengetahuannya akan dunia maya?" Di facebook ini, masyarakat cukup merasa senang dengan fitur-fitur yang diberikannya; mulai dari kebutuhan pamer foto, memaksa orang lain untuk ikut melihat foto itu dengan cara men-tag-nya, menunjukkan emosimu kapanpun Anda suka kepada seluruh friends di facebook melalui update status/memberi komentar, memenuhi kebutuhan hiburan melalui quiz-quiz yang memberi hasil-hasil yang membesarkan hati maupun untuk ditertawakan atau dari fitur lainnya. Untuk sementara ini, gue masih optimis kalau facebook akan bertahan cukup lama dalam kancah perinternetan ini.
Belakangan, twitter atau plurk ngetrend dadakan di Indonesia, orang berbondong-bondong mulai merasa butuh curhat singkat akan kehidupannya setiap menitnya dan masih dapat mengontrol siapa saja yang dapat membacanya, itupun kalau kamu masih menyaring siapa yang jadi temanmu, kalau enggak yah sama aja seperti facebook. Kelebihan twitter yang lain mungkin saat kita bisa mengikuti updates dari orang-orang yang kita idolakan dari menit ke menit kehidupannya ataupun mendapat berita-berita singkat dengan judul-judul menarik yang menyertakan link ke artikel lengkapnya. (FYI: twitter sekarang sudah gak seasyik twitter tahun lalu, di mana dulu setiap update teman bisa diterima langsung via sms ke handphone tanpa harus repot-repot membuka internet)
Luar biasa yah? Banyak banget sarana untuk mengeksiskan diri di dunia maya. Mungkin masih banyak sarana lainnya yang gue belum tahu, tapi dari beberapa nama yang sudah disebutkan sudah membuktikan betapa kebanyakan masyarakat sekarang ini sudah amat terkontaminasi oleh internet. Jadi, cobalah membuat terobosan mainan baru melalui internet yang dapat memuaskan kebutuhan sosial orang-orang, jangan lupa untuk dapat selalu eksis, dijamin kaya lu!
kalo laku........
Mau makan di mana, browsing dulu di internet.
Lagi bete, update status ah di facebook.
Ngeliat dinosaurus lepas di jalan, cepet-cepet ngetik sms kirim ke twitter.
Pulang jalan-jalan, "Woi! Ngutang upload foto lu di facebook!"
Lagi sendirian di rumah, "Eh, online YM dong, temenin gue."
Sedang bosan, browsing gambar-gambar menarik ah di tumblr trus di repost deh.
are you or are you not? :D I am.

